Tampilkan postingan dengan label TEKS CERAMAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKS CERAMAH. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Mei 2024

TEKS CERAMAH AMYLEE HANIFAH ZAHRA DAN NADIA BAITUR

 

MENGATASI KENAKALAN REMAJA: TANGGUNG JAWAB BERSAMA



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pertama-tama, marilah kita bersyukur atas nikmat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Hari ini, saya ingin berbicara tentang sebuah isu yang sangat relevan dalam masyarakat kita, yaitu kenakalan remaja.

Kenakalan remaja merupakan fenomena yang tidak bisa diabaikan. Semakin banyaknya kasus kenakalan remaja menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk mengatasi masalah ini secara serius. Namun, untuk memecahkan masalah ini, kita perlu memahami penyebab di balik perilaku tersebut.

 Pertama, kurangnya pengawasan dari orang tua atau keluarga dapat menjadi pemicu utama kenakalan remaja. Ketika remaja tidak mendapatkan perhatian dan bimbingan yang cukup dari orang tua, mereka cenderung mencari pengakuan dan identitas di lingkungan yang salah.

 Selain itu, pengaruh lingkungan sekitar juga memainkan peran penting dalam perilaku remaja. Teman sebaya, media sosial, dan budaya pop yang mempromosikan perilaku negatif dapat memengaruhi remaja untuk terlibat dalam tindakan kenakalan.

Namun, sebagai masyarakat, kita juga memiliki tanggung jawab untuk membantu mengatasi masalah ini. Kita dapat memulainya dengan memberikan dukungan moral kepada para remaja, memberikan contoh yang baik, serta mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

 Di samping itu, lembaga pendidikan juga memiliki peran yang sangat penting dalam menangani kenakalan remaja. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi remaja, di mana mereka dapat belajar tidak hanya pengetahuan akademis tetapi juga nilai-nilai moral yang penting.

 Sebagai penutup, mari kita tingkatkan kesadaran kita akan pentingnya mengatasi kenakalan remaja. Dengan kerja sama antara keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi para generasi mendatang. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jumat, 29 Maret 2024

TEKS CERAMAH SAYYIDAH NUR NAFISAH

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya, kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Pada kesempatan hari ini, saya akan membawakan ceramah yang berjudul “Mambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih.”

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Ini adalah bulan di mana pintu-pintu surga dibuka lebar-lebar dan pintu-pintu neraka ditutup rapat-rapat. Bulan di mana Allah SWT melipatgandakan pahala bagi mereka yang berbuat kebaikan.

Puasa di bulan Ramadhan bukan hanya menahan diri dari makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa adalah latihan untuk menahan diri dari segala bentuk keinginan dan nafsu yang dapat menjauhkan kita dari Allah SWT. Puasa mengajarkan kita untuk lebih disiplin, lebih sabar, dan lebih empati terhadap sesama.

Oleh karena itu, marilah kita sambut bulan Ramadhan ini dengan hati yang bersih dan niat yang lurus. Niatkan puasa kita hanya karena Allah SWT, dan bukan karena alasan lain. Gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas ibadah kita, memperbanyak doa dan dzikir, serta berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Saudara-saudaraku yang saya cintai,

Ajakan untuk berpuasa di bulan Ramadhan juga adalah ajakan untuk kembali kepada fitrah manusia yang suci. Di bulan yang penuh maghfirah ini, mari kita bersihkan hati dari segala dendam dan iri hati. Mari kita jalin kembali silaturahmi yang mungkin sempat terputus. Dan mari kita isi hari-hari kita dengan amalan yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.

Semoga Allah SWT menerima puasa kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang beruntung di bulan Ramadhan ini dan di hari-hari yang akan datang.

Amin Ya Rabbal Alamin.

Demikian ceramah yang dapat saya sampaikan bila ada kurangnya mohon di maafkan, semoha dapat bermanfaat. Sekian dari Saya.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Rabu, 13 Desember 2023

TEKS CERAMAH AHMAD FAISAL FAKHRI

 

Topik: Masalah Pendidikan Budi Pekerti

Tema: Membangun Karakter Mulia

Tujuan: Informatif

Assalamualaikum wr.wrb.

Saudara-saudara sekalian, Pendidikan, sebuah landasan penting dalam membentuk masa depan generasi penerus. Hari ini, saya ingin berbicara tentang aspek pendidikan yang tak kalah pentingnya, yaitu pendidikan budi pekerti atau karakter. Kita semua menyadari bahwa memiliki pengetahuan akademis yang tinggi bukanlah satu-satunya kunci kesuksesan. Karakter dan budi pekerti yang baik juga menjadi landasan utama dalam mengarungi kehidupan.

Dalam dunia yang terus berkembang, kita harus mengakui bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda tidak hanya sebatas pengetahuan teknis. Pendidikan budi pekerti menjadi semakin krusial dalam menanggapi berbagai masalah kompleks di masyarakat saat ini. Ini bukan sekadar soal bagaimana menghitung rumus matematika atau memahami hukum fisika, tetapi juga tentang bagaimana kita bertindak dan berinteraksi dengan sesama.

Pendidikan budi pekerti bukanlah tugas yang hanya dapat diemban oleh lembaga pendidikan formal. Ini adalah tanggung jawab bersama, yang dimulai dari keluarga, didukung oleh sekolah, dan diperkuat oleh lingkungan masyarakat. Kita perlu menciptakan lingkungan yang merangsang perkembangan karakter positif. Inilah fondasi utama yang akan membantu generasi penerus kita menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki empati terhadap sesama.

Sebagai orangtua, kita memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak-anak kita. Memberikan contoh yang baik, mendidik dengan nilai-nilai moral, dan mendengarkan dengan penuh perhatian adalah langkah-langkah awal yang dapat kita ambil. Anak-anak belajar dengan cara melihat dan meniru, oleh karena itu, kita sebagai panutan mereka harus selalu memperlihatkan sikap dan tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur.

Bagi para pendidik, tugasnya tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga membimbing siswa dalam pengembangan karakter mereka. Pendidikan budi pekerti seharusnya menjadi bagian integral dari kurikulum, dengan memberikan ruang dan waktu yang cukup untuk membahas nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial.

Selanjutnya, masyarakat juga memiliki andil besar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan budi pekerti. Kita perlu mendorong inisiatif dan program-program yang mengedepankan nilai-nilai positif, serta memberikan penghargaan pada perilaku yang mencerminkan budi pekerti yang baik.

Dalam menghadapi berbagai tantangan global, memiliki generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga berbudi pekerti luhur menjadi kebutuhan mendesak. Pendidikan budi pekerti bukanlah pilihan, melainkan suatu keharusan. Mari bersama-sama membangun fondasi kuat karakter yang akan membimbing anak-anak kita menuju masa depan yang penuh keberhasilan dan kebahagiaan. Terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.

·       Analisis struktur:

-Pembuka: P1

-Isi: P2-P6

-Penutup: P7

  • -Kata Ganti Sapaan: Saudara-saudara sekalian, Kita semua, Anda (dalam "Anda memiliki peran besar").
  • Kata Ganti orang pertama: Saya dan Kita
  • Kata Ganti Kelompok: Mereka dan Kami
  • Kalimat Imperatif:
    • "Mari bersama-sama membangun fondasi kuat karakter..."
    • "Kita perlu menciptakan lingkungan yang merangsang perkembangan karakter positif."
  • Kata Teknis/Istilah:
    • "Pendidikan budi pekerti"
    • "Kurikulum"
    • "Landasan utama"
  • Kata Kerja Mental:
    • "Mengakui"
    • "Menyadari"
    • "Mendorong"
  • Kalimat Majemuk Bertingkat:
    • "Dalam dunia yang terus berkembang, kita harus mengakui bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda tidak hanya sebatas pengetahuan teknis."
    • "Sebagai orangtua, kita memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak-anak kita. Memberikan contoh yang baik, mendidik dengan nilai-nilai moral, dan mendengarkan dengan penuh perhatian adalah langkah-langkah awal yang dapat kita ambil."
    • "Bagi para pendidik, tugasnya tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga membimbing siswa dalam pengembangan karakter mereka."

Senin, 27 November 2023

TEKS CERAMAH KAMALIYA ZAHRO SWAZWINA DAN NADIFATUR RAMADHANI

 

BERPERILAKU DALAM MASYARAKAT

 

Asslamualaikum wr. wb.

            Saya ucapkan rasa hormat saya kepada hadirin sekalian. Yang dimana kita berkumpul untuk mencari manfaat dalam kehidupan kita. Disini saya akan menyampaikan informasi dalam bermasyarakat. Bukan hanya sekedar informasi kecil. Hal ini adalah sesuatu yang paling mendasar dalam bermasyarakat.

            Para hadirin yang saya hormati. Dalam bermasyarakat kita sangat membutuhkan orang lain. Karena kita adalah makhluk sosial. Nah, dalm bermasyarakat inilah timbul yang namya sosialisasi. Di dalam bersosialisasi inilah muncul komunikasi antar individu yang  mana diperlukan cara menghormati antar individu melalui budi pekerti. Budi pekerti ini bisa terwujudkan karena adaya dua faktor, yang pertama adalah melaui hati nurani, dan yang kedua adalah melalui kebiasaan lngkungan.

            Budi pekerti ini sangatlah berpengaruh di masyarakat sebagaimana cara penerapannya adalah pertanyaan besar di masyarakat. Merka harus mengajarkan kepada setiap generasi bangsa untuk berperilaku dengan baik karena salah satu budi pelerti adalah perilaku ynag baik. Disini dapat kita lihat bahwasannya bayak sekali orang tua yang kurang mengajarkan budi pekerti pada anaknnya. Dan disinilah para masyarakat aktif. Salah satunya dengan memmberikan contoh berperilaku baik, saling menghormati, dan juga sling mrnghargai kepada sesama. Jadi perilaku kita dapat dicontoh oleh generasi penerus bangsa dalam berperilaku di masyarakat.

            Lalu, apa yang kita dapatkan dalam hal tersebut? Kita dapat menciptakan generasi muda dengan budi pekerti yang luhur dalam berbangsa dan bernegara. Juga dapat memberikan konstribusi dalam menjadi warga bernegara.

            Dapat kita simpulkan bahwasannya pemuda dengan budi pekerti dapat mrnghasilkan tatanan negara yang rapi. Dan mari kita bersama-sama menciptakan generasi muda dengan budi pekerti yang luhur.

 Itulah ceramah dari saya apabila terdapat kesalahan ucapan maupun perbuatan mohon dimaafkan sekian.

            Wassalamualaikum wr. wb.

 

·       Analisis struktur

1. pembukaan

Asslamualaikum wr. wb.

            Saya ucapkan rasa hormat saya kepada hadirin sekalian. Yang dimana kita berkumpul untuk mencari manfaat dalam kehidupan kita. Disini saya akan menyampaikan informasi dalam bermasyarakat. Bukan hanya sekedar informasi kecil. Hal ini adalah sesuatu yang paling mendasar dalam bermasyarakat.

 

2. isi

Para hadirin yang saya hormati. Dalam bermasyarakat kita sangat membutuhkan orang lain. Karena kita adalah makhluk sosial. Nah, dalm bermasyarakat inilah timbul yang namya sosialisasi. Di dalam bersosialisasi inilah muncul komunikasi antar individu yang  mana diperlukan cara menghormati antar individu melalui budi pekerti. Budi pekerti ini bisa terwujudkan karena adaya dua faktor, yang pertama adalah melaui hati nurani, dan yang kedua adalah melalui kebiasaan lngkungan.

            Budi pekerti ini sangatlah berpengaruh di masyarakat sebagaimana cara penerapannya adalah pertanyaan besar di masyarakat. Merka harus mengajarkan kepada setiap generasi bangsa untuk berperilaku dengan baik karena salah satu budi pelerti adalah perilaku ynag baik. Disini dapat kita lihat bahwasannya bayak sekali orang tua yang kurang mengajarkan budi pekerti pada anaknnya. Dan disinilah para masyarakat aktif. Salah satunya dengan memmberikan contoh berperilaku baik, saling menghormati, dan juga sling mrnghargai kepada sesama. Jadi perilaku kita dapat dicontoh oleh generasi penerus bangsa dalam berperilaku di masyarakat.

            Lalu, apa yang kita dapatkan dalam hal tersebut? Kita dapat menciptakan generasi muda dengan budi pekerti yang luhur dalam berbangsa dan bernegara. Juga dapat memberikan konstribusi dalam menjadi warga bernegara.

 

3. kesimpulan

Dapat kita simpulkan bahwasannya pemuda dengan budi pekerti dapat mrnghasilkan tatanan negara yang rapi.

 

4. penutup

Itulah ceramah dari saya apabila terdapat kesalahan ucapan maupun perbuatan mohon dimaafkan sekian.

            Wassalamualaikum wr. wb.

 

·       Analisis kebahasaan

1. imperatif

Dan mari kita bersama-sama menciptakan generasi muda dengan budi pekerti yang luhur.

2. kata ganti orang kedua jamak

Masyarakat 

3. kata ganti orang

Kita

Sabtu, 25 November 2023

TEKS CERAMAH MAHMUDYAH NUR KARTIKA DAN NAILA ROSIDAH

 Topik: Permasalahan Remaja

Tema: Hedonisme Dikalangan Remaja

Tujuan Umum: Informatif

Tujuan Khusus: Agar Jangan Banyak Gaya

Aspek-aspek informasi:

1) Pengertian hedonisme

2) Prinsip-prinsip hedonisme

3) Dampak hedonisme

4) Ajakan untuk tidak bersikap hedonisme

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Yang terhormat Bapak/Ibu guru dan teman-teman sekalian. 

    Pada kesempatan kali ini, izinkan saya untuk berceramah tentang “Hedonisme”tentu saja itu suatu hal yang tidak asing lagi bagi teman-teman sekalian. Lalu apa pengertian hedonisme? hedonisme adalah pandangan hidup yang menekankan pada pencarian kesenangan dan kepuasan pribadi sebagai tujuan utama dalam hidup. 

     Prinsip-prinsip hedonisme yaitu tidak hanya berlaku pada masa lalu. Namun dalam era modern, hedonisme sering dikaitkan dengan gaya hidup dan hedonisme yang berlebihan. Pandangan ini sering mendorong individu mencari kesenangan sebanyak mungkin tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. 

     Kita akan membahas dampak hedonisme terhadap individu. Dampanya  yaitu kurangnya rasa tanggung jawab, mencari kesenangan sendiri, dan ketergantungan. Namun tidak semua hedonisme memiliki dampak negatif. Beberapa hedonisme juga mengajarkan untuk mengakui pentingnya keseimbangan kesenangan dan kepuasan jangka panjang. 

    Sebagai penutup, tujuan ceramah ini adalah untuk memberikan wawasan yang lebih luas tentang hedonisme, sehingga kita dapat mempertimbangkan secara bijaksana dalam memilih pandangan hidup yang sesuai dengan diri kita. Jadi sampai kita bersikap hedonisme yang berlebihan. semoga ceramah ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan mengispirasi kita untuk hidup bijaksana. 

     Sekian yang dapat saya sampaikan, saya ucapkan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu guru dan teman-teman sekalian. 

Wassalamualaikum Wr. Wb. 

Pembuka:P1 

Isi:P2&P3

Penutup:P3&P4

*Analisis Aspek Kebahasaan:

KALIMAT IMPERATIF : Sehingga kita dapat  mempertimbangkan secara bijaksana dalam memilih pandangan hidup yang sesuai
KATA GANTI : Bapak / ibu guru dan teman-teman sekalian
KATA TEKNIS : Era modern , konsekuensi,  menginspirasi
KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT : Sehingga kita dapat mempertimbangkan secara bijaksana 
KATA KERJA MENTAL : PANDANGAN, MENGAJARKAN , PEMAHAMAN, BERSIKAP

TEKS CERAMAH NAURAH CALYSIA J.F DAN SEPTI ALYA U

 


Topik: Permasalahan sosial

Tema: Bahaya narkoba

Tujuan umum: Persuasif

Tujuan khusus: Mengajak para pendengar untuk tidak menggunakan narkoba

Kerangka ceramah:

1.     Pengertian narkoba

2.     Penyalahgunakan narkoba

3.     Dampak penyalahgunaan narkoba

4.     Ajakan untuk tidak menggunakan narkoba

 

Selamat siang.

Salam Sejahtera bagi kita semua,

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya kepada kita semua. Pada kesempatan ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat, tanpa adanya kendala apapun.

Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan uraian yang berkaitan dengan bahaya narkoba.

Hadirin yang berbahagia,

Seperti yang kita tahu narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan akditif. Jumlah pengguna narkoba di Indonesia begitu besar, hal ini karena lemahnya penegakan hukum di Indonesia sehingga para pengedar internasional dapat bekerja sama dengan warga negara Indonesia. Penyalahgunaan narkotika dan zat aditif lainnya tersebut tentu membawa dampak luas, mulai dari perubahan perilaku, gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas kerja secara drastis, kriminalitas, dan tidak kekerasan lainnya.  

Penyalahgunaan narkoba sering ditemukan di kalangan remaja hingga masyarakat usia dewasa. Pada zaman sekarang khasus tentang penyalahgunaan narkoba terjadi di berbagai tempat, terutama di sekolah yang biasa dilakukan kerja sama antara guru dan murid. Mereka menggunakan narkoba dengan bebagai alasan seperti, memuaskan rasa ingin tahu, solidaritas teman, menunjukan kehebatan, merasa sudah dewasa.

Ketergantungan terhadap narkoba baik secara fisik dan psikis apabila berlangsung lama akan menimbulkan keadaan kecanduan yang sangat besar. Penyalahgunaan narkoba menimbulkan dampak yang berbahaya terhadap fisik, kejiwaan dan lingkungan sosial. Beberapa dampak dari penyalahgunaan narkoba yaitu: mengganggu mental, bersikap labil, menjadi sensitive, cenderung menjadi pelaku kejahatan, dan masih banyak lagi.

Hadirin yang saya hormati,

Dari berbagai kasus penyalahgunaan ini seharusnya menjadi Pelajaran untuk kita. Penyuluhan dan sosialisasi perlu digalakkan. Jangkau anak-anak muda di berbagai lapisan masyarakat. Jangan sampai mereka terjerumus karena rasa penasaran akibat kurangnya informasi.

Mari selamatkan pemuda Indonesia dari bahaya narkoba. Kita bisa mulai dari lingkungan terdekat kita. Ajari anak-anak di lingkungan kita mengenai risiko narkoba.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan mengenai bahaya narkoba. Saya berharap menjadi perhatian kita semua agar melindungi anak muda. Apabila terdapat kesalahan dalam bertutur kata, saya memohon maaf. Selamat siang dan terima kasih.

 

Analisis Struktur

Pembuka: P1-P3

Isi:P4-P8

Penutup: P9

Analisis Aspek Kebahasaan

1. Kata Ganti

Ø  Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya

Ø  Seperti yang kita tahu narkoba adalah

Ø  Mereka menggunakan narkoba

2. Kalimat Imperatif

Ø  Jangan sampai mereka terjerumus karena rasa penasaran akibat kurangnya informasi

Ø  Mari selamatkan pemuda Indonesia dari bahaya narkoba.

Ø  Apabila terdapat kesalahan dalam bertutur kata, saya memohon maaf.

3. Kalimat Teknis/Istilah

Ø  Narkoba

Ø  Penyalahgunaan

Ø  Psikotropika

Ø  Akditif

Ø  Produktivitas

4. Kata Kerja Mental

Ø  Apabila berlangsung lama akan menimbulkan keadaan kecanduan yang sangat besar.

Ø  Saya berharap menjadi perhatian kita semua agar melindungi anak muda.

5. Kata Majemuk Bertingkat

Ø  Pada zaman sekarang khasus tentang penyalahgunaan narkoba terjadi di berbagai tempat, terutama di sekolah yang biasa dilakukan kerja sama antara guru dan murid.

Jumat, 24 November 2023

TEKS CERAMAH JIHAN QONITA N DAN NAYSHILLA BILQIS AQEELA

 Topik : Masalah pendidikan budi pekerti 

Tema : Sopan santun saat berbicara

Tujuan Umum : Imperatif

Aspek-aspek informasi :

1. Pentingnya sopan santun saat berbicara

2. Banyaknya orang yang tidak memiliki sopan santun saat berbicara

3. Bagaimana cara sopan santun saat bebicara

4. Dampak jika tidak mempunyai sopan santun saat berbicara


 


Assalamualaikum Wr.Wb

    Yang terhormat Bapak H.Abdul Kadir,S.H.,M.H selaku kepala Madrasah.

    Yang terhormat bapak dan ibu guru MA Almaarif Singosari, serta teman-teman yang saya cintai.

          Pertama--tamatama, mari lah kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita rahmat dan hidayah sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang insyaallah barokah ini. 

          Kedua, sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada nabi besar kita Nabi Muhammad SAW  yang telah membawa kita dari zaman Kegelapan menuju zaman yang  terang-benderang yakni agama islam. Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan ceramah yang berjudul “ Sopan santun saat berbicara”.

Hadirin yang saya hormati,

Mengapa sopan santun saat berbicara sangat penting? karena, bertutur kata dengan menggunakan bahasa yang santun, halus, menghargai, serta menghormati  lawan bicara. Ya lawan bicara. Jadi, baik orang yang lebih tua, seumuran, maupun orang yang lebih muda, kita perlu berbicara dengan sopan. Utamakan  saat meminta sesuatu  ucapkan  tolong, maaf dan  terima kasih.

Seiring dengan berkembanganya zaman, tampaknya nilai-nilai sopan santun semakin tersingkirkan. Banyak dari kita yang mungkin pernah mengalami atau menyaksikan orang yang tidak segan menggunaka kata-kata kasar atau merendahkan saat berbicara. Hal ini tidak hanya menciptakan suasana yang tidak nyaman , tetapi juga dapat merusak hubungan sosial dan memicu permasalahan. Sopan santun adalah cerminan dari tradisi suatu masyarakat.Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama menginggat kembali nilai-nilai tersebut melalui pendidikan dan kesadaran bersama. Dengan begitu ,kita dapat menciptakan masyarakat yang kebih baik, di mana sopan santun menjadi bagian terstruktur dari interaksi sehari-hari.

Dalam berbicarra, pertahankan nada suara yang tenang, hindari interupsi, dan jaga bahasa tubuh yang sopan. Sertakan ungkapan terima kasih dan hindari menyela lawan bicara untuk menciptakan komunikasi yang menghargai.

Ketika kita tidak memperhatikan sopan santun dalam berbicara,dampaknya dapat sangat signifikan. Ketidak sopan santunan dapat merusak hubungan personal dan profesional kita. Kata-kata yang kasar atau sikap yang kurang menghormati dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan konflik, memengaruhi reputasi kita di mata orang lain.Dalam konteks professional, kurangnya sopan santun bisa berdampak negative pada karier kita. Reputasi sebagai individu yang tidak sopan bisa membuat kita kehilangan peluang kerja, klien, atau kesempatan lainnya. Sopan santun ukanlah sekedar formalitas, tetapi fondasi dari hubungan yang sehat dan produktif . Oleh karena itu, mari bersama-sama menghargai arti pentingnya sopan santun dalam setiap percakapan kita.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga dapat memberikan manfaat bagi para hadirin. Apa bila ada salah kata mohon dimaafkan, terima kasih.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Analisis Stuktur 

Pembuka : P1, P2, P3

Isi : P4, P5, P6, P7

Penutup : P8

Analisis Aspek Kebahasaan 

1. Kata ganti

- Kata ganti orang pertama : Saya

- Kata gantikelompok : Kita

2. Kalimat imperatif 

- Larangan: Jangan berbicara yang tidak sopan

3. Kata teknis/istilah 

- Tradisi : Adat kebiasaan turun-temurun

- Terstruktur : Sudah dalam keadaan disusun dan diatur rapi

- Interaksi : Hal saling melakukan aksi, berhubungan

- Interupsi : Penyelaan atau pemotongan

- Signifikan : Penting, orang yang dijadikan anutan

- Fondasi : Dasar bangunan yang kuat

4. Kata kerja mental

- Banyak dari kita yang mungkin pernah mengalami atau menyaksikan orang yang tidak segan menggunaka kata-kata kasar atau merendahkan saat berbicara.

- Dalam berbicarra, pertahankan nada suara yang tenang, hindari interupsi, dan jaga bahasa tubuh yang sopan.

- Ketika kita tidak memperhatikan sopan santun dalam berbicara,dampaknya dapat sangat signifikan.

5. Kalimat Majemuk Bertingkat 

A. Hubungan sebab :  Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama menginggat kembali nilai-nilai tersebut melalui pendidikan dan kesadaran bersama.

B. Hubungan cara : bertutur kata dengan menggunakan bahasa yang santun, halus, menghargai, serta menghormati  lawan bicara.

C. Hubungan kenyataan : Hal ini tidak hanya menciptakan suasana yang tidak nyaman , tetapi juga dapat merusak hubungan sosial dan memicu permasalahan.

D. Hubungan penjelas : Sopan santun adalah cerminan dari tradisi suatu masyarakat.

Rabu, 22 November 2023

TEKS CERAMAH M.IAM MIRZA NUGROHO DAN ULIL ABSOR

 

KENAKALAN REMAJA


Salam sejahtera bagi kita semua.

Segala puji bagi Tuhan yang Maha Esa yang sudah memberikan kebaikan-Nya sehingga kita bisa berkumpul di hari yang berbahagia ini.

 

Lewat kesempatan yang singkat ini, izinkan saya menyampaikan pidato kenalakan remaja.

Sebuah topik yang belakangan cukup ramai dibicarakan dan membuat banyak orang tua umumnya masyarakat merasa resah.

 

Kenapa demikian? Sebab, akhir-akhir ini kita sering menyaksikan para remaja melakukan tindak kejahatan yang tergolong ekstrem.

Mereka tak segan melukai bahkan tak takut menghilangkan nyawa sesama mereka.

Oleh sebab itu, kita sebagai orang tua harus mengambil peran besar sebagai langkah pencegahan.

Beberapa langkah sederhana yang bisa mencegah kenakalan remaja seperti membangun hubungan baik, bersikap terbuka, mengajarkan tanggung jawab, dan paling penting adalah sering memantau aktivitas anak.Dengan adanya kontrol dari orang tua, diharapkan segala bentuk kenakalan remaja bisa ditekan dan diminimalisir.

 

Mungkin cukup sekian pidato kenakalan remaja. Semoga di dalamnya terdapat manfaat bagi kita semua.

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Selasa, 21 November 2023

TEKS CERAMAH JA'FAR ASHOODIQ DAN M. ZAENAL ALI

 

Mental Health



(23 OKTOBER 2023)

Topik: Mental Health

Tujuan Penulisan: Memberikan Pengetahuan tentang Mental Health

Pokok-Pokok Isi Ceramah: 

1) Pentingnya Kesadaran Mental

2) Stigma dan Deskriminasi

3) Faktor penyebab dan pemeliharaan

4) Sumber bantuan dan dukungan


"Salam sejahtera, saudara-saudari. Terima kasih telah hadir dalam kesempatan ini untuk bersama-sama membahas sebuah aspek kesehatan yang begitu vital dalam kehidupan kita, yaitu kesehatan mental. Hari ini, kita akan meresapi bersama betapa pentingnya memahami dan merawat kesehatan mental kita."

"Mari kita mulai dengan meningkatkan kesadaran kita terhadap kesehatan mental. Kita sering kali terjebak dalam rutinitas sehari-hari yang padat, dan terkadang kita lupa bahwa kesehatan mental adalah kunci untuk mencapai keseimbangan dan kebahagiaan dalam hidup. Penting bagi kita untuk memahami bagaimana kesehatan mental dapat berdampak pada setiap aspek kehidupan kita."

"Sekarang, mari kita eksplorasi lebih lanjut empat pokok isi yang akan membantu kita memahami dan merawat kesehatan mental kita. Pertama, kesadaran mental. Ini bukan hanya tentang mengetahui, tetapi juga tentang tindakan nyata. Mari kita bersama-sama mencoba memahami dan mengatasi stigma yang sering terkait dengan masalah kesehatan mental. Ingatlah, jangan biarkan stigma menghambat langkah kita."

"Sekarang, mari kita eksplorasi lebih lanjut empat pokok isi yang akan membantu kita memahami dan merawat kesehatan mental kita. Pertama, kesadaran mental. Ini bukan hanya tentang mengetahui, tetapi juga tentang tindakan nyata. Mari kita bersama-sama mencoba memahami dan mengatasi stigma yang sering terkait dengan masalah kesehatan mental. Ingatlah, jangan biarkan stigma menghambat langkah kita."

"Sekarang, setelah kita merenung bersama empat aspek penting kesehatan mental, mari kita simak kembali apa yang telah kita pelajari hari ini. Kesadaran dan aksi nyata adalah kunci untuk membangun kesehatan mental yang kuat. Oleh karena itu, saya mengajak Anda semua untuk berperan aktif dalam mendukung kesehatan mental individu dan masyarakat kita. Ingatlah, ini adalah tanggung jawab bersama. Terima kasih telah mendengarkan. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin berbicara lebih lanjut tentang topik ini, saya sangat senang untuk menjawabnya."


Kaidah Kebahasaan:

Kalimat Imperatif:

"Terima kasih telah hadir..."

"Mari kita mulai..."

"Mari kita eksplorasi..."

"Mari kita simak kembali..."

Kata Ganti:

"saudara-saudari”

"kita"

"Anda”

"saya"

Kata Teknis:

"kesehatan mental"

"tindakan nyata”

"stigma”

Kata Kerja Mental:

"mengulas”

"peduli"

"meningkatkan"

"memahami" 

"berdampak"

"mengatasi" 

"biarkan"

"mengajak"

"mendukung"

"mendengarkan"

"menjawab"

Kalimat Majemuk Bertingkat:

"Ini bukan hanya tentang mengetahui, tetapi juga tentang tindakan nyata”

"Oleh karena itu, saya mengajak Anda semua untuk berperan aktif dalam mendukung kesehatan mental individu dan masyarakat kita."


Sabtu, 18 November 2023

TEKS CERAMAH AS-SYADZILI FIRMANSYAH DAN M.RAFFA SYAIBANI

 Topik: Isu Budaya.

Tema:  Pentingnya Melestarikan Budaya Indonesia

Tujuan: Informatif  

Aspek- aspek informasi:  


1. Penyebab kita perlu melestarikan budaya Indonesia

2. Kendala saat melestarikan Budaya Indonesia

3. Ajakan beserta langkah untuk melestarikan Budaya Indonesia

 

    Assalamualaikum Wr.Wb. para Hadirin yang saya hormati. Terimakasih karena sudah berkenan untuk datang. Semoga acara yang saya sampaikan ini membawa keberkahan untuk kita semua. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji Syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan Rahmat-Nya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul disini tanpa halangan suatu apapun. Kedua sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa umat-nya dari zaman Jahiliyah menuju zaman Islamiyah. Dan yang kita nantikan safaatnya di Yaumul kiamah nanti. Aminnn aaminn ya rabbal alaminn. 

  Pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan “Pentingnya melestarikan Budaya Indonesia” Para hadirin yang terhormat, kenapa kita perlu menjaga kebudayaan Indonesia? Budaya Indonesia merupakan warisan berharga yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Keberagaman etnis, bahasa, adat istiadat, seni, dan tradisi merupakan elemen-elemen yang membentuk keragaman budaya kita. Melestarikan budaya Indonesia adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa nilai-nilai, pengetahuan, dan keunikan budaya kita terus hidup dan berkembang.

Sayangnya, budaya Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam era globalisasi dan modernisasi. Pengaruh budaya asing, perubahan sosial, dan kurangnya kesadaran tentang pentingnya melestarikan budaya adalah beberapa tantangan utama. Globalisasi membawa masuk pengaruh budaya luar yang dapat merusak akar budaya kita. Perubahan sosial modern dapat menghilangkan nilai-nilai tradisional yang telah dipegang selama berabad-abad. Kesadaran tentang melestarikan budaya masih belum merata di seluruh lapisan masyarakat.

Untuk mengatasi tantangan ini, kita perlu mengambil langkah-langkah konkret. Pertama, pendidikan dan peningkatan kesadaran penting dalam melestarikan budaya. Ini melibatkan integrasi pengetahuan budaya dalam kurikulum pendidikan, serta kampanye sosial yang membangun kesadaran masyarakat. Kedua, pelestarian warisan budaya harus menjadi prioritas. Kita perlu menjaga situs-situs bersejarah, mendukung seni tradisional, dan melestarikan bahasa asli. Terakhir, kita harus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya melestarikan budaya mereka. Melalui festival budaya, kerja sama komunitas, dan dukungan pemerintah, kita dapat menjaga budaya Indonesia tetap hidup dan berkembang.

Sekian ceramah tentang “Pentingnya melestarikan Budaya Indonesia” dari kami. Mohon maaf bila ada salah kata, semoga ceramah ini membawa keberkahan bagi kita semua.

Wassalamualaikum Wr.Wb 

 

*Analisi Struktur:  

- Pembuka: P1

- Isi: P2-P4

- Penutup: P5 

 -Kata ganti sapaan: saya, kita, hadirin, mereka, dan kamu

- Kata ganti orang pertama: Saya dan kami

- Kata ganti kelompok: kita dan meraka

*Analisis aspek kebahasaan 

1.Kalimat Imperatif: 

Ajakan atau Undangan

Marilah kita panjatkan puji Syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Kita perlu mengambil langkah-langkah konkret.

Ungkapan rasa Hormat atau Doa

Kedua sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Permohonan izin

Pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan 'Pentingnya melestarikan Budaya Indonesia'.

Pernyataan atau Pendapat

Melestarikan budaya Indonesia adalah tanggung jawab bersama.

Pendidikan dan peningkatan kesadaran penting dalam melestarikan budaya.

Instruksi atau Petunjuk

Kita perlu menjaga situs-situs bersejarah, mendukung seni tradisional, dan melestarikan bahasa asli.

Permintaan Maaf

Mohon maaf bila ada salah kata, semoga ceramah ini membawa keberkahan bagi kita semua.

2.  Kata teknis/istilah: Globalisasi: Proses penyebaran dan pertukaran aspek ekonomi, politik, sosial, dan budaya yang melibatkan interaksi dan integrasi antara negara-negara di seluruh dunia. 

Modernisasi: Perubahan sosial dan ekonomi yang melibatkan adopsi teknologi, ideologi, dan gaya hidup baru yang dianggap lebih maju dan berkembang.

Kesadaran Masyarakat: Tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang suatu isu atau konsep tertentu, dalam konteks ini, kesadaran tentang pentingnya melestarikan budaya.

Warisan Budaya: Semua elemen budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi, seperti bahasa, adat istiadat, seni, dan tradisi.

Kurikulum Pendidikan: Rencana pembelajaran yang mencakup materi-materi pelajaran yang diajarkan dalam suatu institusi pendidikan.

Festival Budaya: Acara khusus yang diadakan untuk memperingati, merayakan, atau melestarikan aspek-aspek budaya tertentu.

Partisipasi Aktif: Keterlibatan dan kontribusi aktif dari masyarakat dalam suatu kegiatan atau program, dalam konteks ini, dalam upaya melestarikan budaya.

3. Kata kerja mental: Menyadari, Menghadapi. Mengatasi, Memahami, Menganalisis, Mengambil Langkah-langkah Konkret, Mendukung, Menggali Pengetahuan Budaya dalam Kurikulum Pendidikan

4. Kalimat majemuk bertingkat: 

- Hubungan waktu: pertama-tama, kedua, terakhir, 

- Hubungan perbandingan: lebih, dari, dibandingkan

- Hubungan Sebab: pengaruh, menghilangkan

- Hubungan akibat: sayangnya, membawa masuk, dapat merusak, dapat menghilangkan  

- Hubungan cara: menjaga, mendukung, melestarikan, peningkatan kesadaran

- Hubungan kenyataan: merupakan, masih belum

- Hubungan penjelas: Izinkan saya menyampaikan, sekian ceramah tentang, mengambil langkah-langkah konkret, penting dalam

- Hubungan atributif: pengaruh budaya luar, nilai-nilai tradisional

-   Hubungan lebih: lebih, merusak, menghilangkan, dari menuju.


Selasa, 14 November 2023

TEKS CERAMAH KHOIRIYAH BALQIS DAN NURUL QOYIMAH

 



A. Topik               : Permasalahan Sosial

B. Tema               : Kemiskinan 

C. Tujuan umum : Informatif 

D. Pokok-pokok Informasi :

Pengenalan isu berupa kemiskinan pada masyarakat

Fakta atau contoh yang sesuai dengan isu

Dampak kemiskinan pada aspek pendidikan

Dampak kemiskinan pada aspek kesehatan

Cara penanganan kasus kemiskinan dalam masyarakat


E. Teks Ceramah

                                            Pengaruh Kemiskinan dalam Masyarakat


  Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  Alhamdulillahirabbil'alamin, segala puji bagi Allah SWT. Yang telah memberikan kita kesehatan. Sehingga, kita dapat berkumpul pada hari ini. 

  Dalam pertempuran ini, saya akan menyampaikan tentang pengaruh kemiskinan dalam masyarakat. Saya berharap agar melalui ceramah ini, kita dapat lebih memahami dan peduli terhadap masalah kemiskinan yang ada di sekitar kita. 

  Kepada yang terhormat, para hadirin yang saya cintai. 

  Kemiskinan adalah persoalan serius yang mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia. Walaupun di tengah kemajuan teknologi dan ekonomi, masih banyak individu dan keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan. 

   Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah warga miskin di Indonesia meningkat lebih dari 2,7 juta jiwa akibat pandemi Covid-19. Salah satu contoh kasus kemiskinan yang terjadi akibat pandemi adalah Ikin, seorang mantan pekerja pabrik sepatu di Kabupaten Tangerang, Banten, yang harus banting setir menjadi pengemudi ojek daring dengan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan, atau di bawah rata-rata garis kemiskinan per keluarga menurut BPS. 

 Kemiskinan dapat menghambat akses pendidikan. Anak-anak dari keluarga miskin sering kesulitan mengakses buku, sekolah, dan peluang pendidikan lainnya. Hal ini berpengaruh dalam pencarian pekerjaan anak-anak tersebut di masa depan. Perusahaan penyedia lowongan kerja membatasi peluang kerja dan menghambat mobilitas sosial. Bahkan, orang miskin sering terjebak dalam pekerjaan dengan upah rendah dan kondisi kerja yang tidak menguntungkan. 

  Akibat kurangnya pendapatan menyebabkan kondisi perumahan yang buruk. Sehingga dapat memperburuk masalah kesehatan dan kualitas hidup. Orang miskin sering tinggal di lingkungan yang tidak layak. Hal ini memberikan pengaruh dalam kesehatan tubuh orang miskin. Sedangkan, orang miskin sering menghadapi tantangan akses ke layanan kesehatan yang memadai. Akibatnya, mereka lebih rentan terhadap penyakit dan kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi produktivitas dan kualitas hidup. 

  Para hadirin sekalian,

  Dari uraian di atas, kita dapat melihat bahwa kemiskinan memiliki pengaruh yang luas dan mendalam dalam masyarakat. Kemiskinan tidak hanya menyangkut masalah ekonomi, melainkan juga masalah sosial, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Oleh karena itu, kita perlu bersama-sama berusaha untuk mengatasi kemiskinan dengan cara yang efektif dan berkelanjutan. Kita perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menciptakan lapangan kerja yang layak, memberdayakan masyarakat, dan memperbaiki infrastruktur. Kita juga perlu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab kita sebagai umat manusia untuk saling membantu dan berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

  Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan, keberkahan, dan hidayah-Nya untuk dapat melaksanakan amal shaleh dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur. Aamiin ya rabbal’alamin.

  Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

F. Analisis Struktur Teks Ceramah

Pembukaan  : Paragraf pertama hingga paragraf keempat

Isi                 : Paragraf kelima hingga paragraf kesepuluh

Penutup        : Paragraf kesebelas hingga paragraf keduabelas


A.    Analisis Kebahasaan Teks Ceramah

·       Kalimat Imperatif

o   Kalimat Imperatif Perintah Biasa

Saya berharap agar melalui ceramah ini, kita dapat lebih memahami dan peduli terhadap masalah kemiskinan yang ada di sekitar kita.

o   Kalimat Imperatif Permintaan

Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan, keberkahan, dan hidayah-Nya untuk dapat melaksanakan amal shaleh dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.

o   Kalimat Imperatif Ajakan

•Oleh karena itu, kita perlu bersama-sama berusaha untuk mengatasi kemiskinan dengan cara yang efektif dan berkelanjutan.

•Kita perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menciptakan lapangan kerja yang layak, memberdayakan masyarakat, dan memperbaiki infrastruktur.

•Kita juga perlu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab kita sebagai umat manusia untuk saling membantu dan berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

 

·       Kata Ganti

o   Sehingga, kita dapat berkumpul pada hari ini.

o   Saya berharap agar melalui ceramah ini,

o   Para hadirin yang saya cintai.

 

·       Kata-kata Teknis atau Peristilahan

o   BPS yaitu Badan Pusat Statistik (lembaga pemerintah nonkementerian yang melaksanakan tugas pemerintahan dalam bidang statistik)

o   Pandemi Covid-19 yaitu penyebaran luas penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona baru (SARS-CoV-2) di seluruh dunia.

o   Banting setir yaitu  alih profesi atau berpindah profesi.

o   Ojek daring yaitu layanan transportasi roda dua yang dapat dipesan melalui aplikasi online.

o   Mobilitas sosial yaitu gerak perubahan yang terjadi di antara warga masyarakat, baik secara sosial maupun secara fisik.

o   Infrastruktur yaitu  padanan dari kata prasarana.

 

·       Kalimat Majemuk Bertingkat

o   Hubungan ‘waktu’

Kita dapat berkumpul pada hari ini.

o   Hubungan’tujuan’

Saya berharap agar melalui ceramah ini, kita dapat lebih memahami dan peduli terhadap masalah kemiskinan yang ada di sekitar kita.

o   Hubungan ‘konsesif'

Walaupun di tengah kemajuan teknologi dan ekonomi, masih banyak individu dan keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan.

o   Hubungan ‘sebab atau alasan’

Akibat kurangnya pendapatan menyebabkan kondisi perumahan yang buruk.

o   Hubungan ‘akibat atau hasil'

Sehingga dapat memperburuk masalah kesehatan dan kualitas hidup.

o   Hubungan ‘makna atau cara'

Oleh karena itu, kita perlu bersama-sama berusaha untuk mengatasi kemiskinan dengan cara yang efektif dan berkelanjutan.

o   Hubungan ‘kenyataan'

Sedangkan, orang miskin sering menghadapi tantangan akses ke layanan kesehatan yang memadai.

o   Hubungan ‘penjelasan'

Dari uraian di atas, kita dapat melihat bahwa kemiskinan memiliki pengaruh yang luas dan mendalam dalam masyarakat.

o    Hubungan ‘atributif'

Orang miskin sering tinggal di lingkungan yang tidak layak.

o   Hubungan ‘lebih’

Bahkan, orang miskin sering terjebak dalam pekerjaan dengan upah rendah dan kondisi kerja yang tidak menguntungkan.

o   Hubungan ’perkecualian’

Kemiskinan tidak hanya menyangkut masalah ekonomi, melainkan juga masalah sosial, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

 

·       Kata Kerja Mental

o   Kata Kerja Mental Presepsi

• Dari uraian di atas, kita dapat melihat bahwa kemiskinan

• Orang miskin sering menghadapi tantangan

• Kemiskinan dapat menghambat akses pendidikan.

• Hal ini memberikan pengaruh dalam kesehatan

o   Kata Kerja Mental Afeksi

• Kepada yang terhormat, para hadirin yang saya cintai.

• Saya berharap agar melalui ceramah ini,

• Anak-anak dari keluarga miskin sering kesulitan mengakses buku,

• mereka lebih rentan terhadap penyakit

o   Kata Kerja Metal Kognisi

• saya akan menyampaikan tentang pengaruh kemiskinan

• persoalan serius yang mempengaruhi banyak orang

• Kita juga perlu meningkatkan kesadaran


RESENSI AFIQ HUSNATU ZAHRA

 RESENSI NOVEL  Judul laut bercerita  Penulis:Kelas.chudori  “Laut Bercerita” adalah sebuah novel karya Leila S. Chudori yang diterbitkan p...