Senin, 20 Mei 2024

RESENSI NURUL QOYIMAH



 RESENSI NOVEL PAPER CUTS

Peresensi: Nurul Qoyimma (XI IPS 2)

 



 

Identitas Novel

Judul novel: Paper Cuts/kedua jiwa yang tidak ditakdirkan

Penulis:stefani bella

Penerbit:Gradien Mediatama  

Kategori:Romansa

Tahun terbit:pertama,April 2022

Jumlah halaman : 352 Halaman


Sinopsis Novel

Novel dengan judul Paper Cuts Karya  Stefani Bella merupakan novel yang diadaptasikan dari serial wattpad dengan judul yang sama juga.Novel ini menyuguhkan kisah cinta yang dibalut dengan rahasia pada dua mahasiswa, Abiyan Rai Laksa dan elaine leisel karalina. Kedua jiwa ini tidak sengaja bertemu di halte bus saat  Elaine sedang menunggu bis jemputannya datang.Abiyan datang tiba tiba dan duduk serta menebak dengan benar lagu apa yang sedang didengarnya.Elaine terkaget dengan abiyan ,mereka masih belum kenal dan canggungdapat dengan mudah mencairkan suasananya.elaine yang diam diam diam memiliki kekuatan yang dia anggap lebih ke arah kutukan sehingga dia dapat melihat emosi yang terjadi di  dalam diri orang .ketika dia pertama kali melihat abiyan dia menyadari emosi yang mencampur dan sangat tidak jelas membuat Elaine tertarik untuk mrncari tahu dan menyelesaikan masalah yang dimilikinya.Namun pertemuan mereka ini tidaklah berujung dengan berkenalan,abiyan langsung pergi dan Elainehanya tertingal dengan terkaget kaget .Mulailah kegilaan Elaine yang mencari keberadaan abiyan di kampusnya ini.Memang satu satunya clue  yang dia punya untuk menemukan abiyan hanyalahia satu kampus dengannya.pencarian demi rasa kemanusiaan untuk membantu menyelesaikanmasalah emosi yang dimilikioleh abiyan dimulai.

Hampir semua temanya ia tanyai demi mencari keberadaan abiyan.akhirnya ia berhasil menemukan abiyan dan memang mendekati abiyan merupakan tugas yang sangat susah,ia hanya mampu menjadi stalker bagi abiyan.satu bulan ia mendekati abiyan dengan berbagai cara namun tak kunjungberbuah hasil,hingga akhirnya  abiyan yang menyadari bahwa Elaine pelan pelan mulai menjauh darinya menjadi perhatian dengan Elaine .Elaine yang  akhirnya dibukakan pintu menuju kehidupan abiyan pun tak segan segan mengambil tempat pada kehidupannya.Abiyan pun awalnya tidak menerima  keberadaan Elaine namun waktu membuat mereka dekat perlahan.Abiyan yang pelan pelan mulai terbiasa dengan Elaine  yang sikapnya 180  dari sikap abiyan yang dijuluki dengan ice prince di kampusnya.tak ayal teman teman abiyan sontak kaget dengan hubungannya Elaine dengan abiyan  yang bagi mereka  sangat tidak mungkin.Namun dengan kondisi yang memumpuni  membuat mereka pelan pelan jatuh perlahan pada perasaan mereka,puncaknya tiba dengan abiyan yang sangat terbuka menceritakan masalah yang ia alami kepada Elaine.Disinilah abiyan yang memiliki masa lalu yang kelam  terkait mantan pacarnya  yang bunuh diri  membuat dia merasa tidak dapat jatuh cinta lagi,namun Elaine yang juga memiliki segudang masalah pun  mencari tambatan hati yang lain.

Akhirnya abiyan dipertemukan kembali dengan maina,teman baiknya lika selama ia masih hidup,ia berhasil menyadarkan abiyan pada kenyataan yang terjadi saat ini, membuatnya menjalani terapi mental yang membuatnya berangsur angsur sembuh dari traumanya.Namun sejalan dengan abiyan yang menjalani terapinya Elaine sudah menemukan tambatan hatinya yang sedari awal menaruh hati kepada Elaine juga,alvaro.Akhirnya merekasemua dipertemukan kembali di cafe favorit mereka dan abiyan yang terkejut dengan Elaine yang sudah menjadi milik alvaropun menyesal namun dapat memeluk kenyataan yang terjadi ,”karena cinta itu tidak harus selamanya memiliki”.

 

Kelebihan Novel

1.       Pembaca disuguhkan dengan cerita yang menunjukkan berbagai sudut pandang yang membuat cerita berliku liku dengan daya tariknya yang khas.

2.       Pembaca disuguhkan dengan berbagai kata kata puitis yang memberikan gambaran bagaimana perasaan dan kondisi tokoh saat di chpter tersebut.

3.       Cerita yang sangat tidak tertebak alurnya dan juga plot twist yang memberikan akhir yang getir namun berbarengan dengan manis

4.       Pembawaan novel yang sangat ringan serta bahasa yang digunakan sangat sesuai dengan bahasa sehari hari yang digunakan saat ini membuat novel ini mudah dibaca oleh semua kalangan.

Kekurangan Novel

1.       Pembawaan alur yang terkesan terlalu  cepat membuat beberapa   kali  karakter builidingnya terlihat kurang sempurna dan kita tidak dengan mudah mengetahui bagaimana karakter tokoh dicerita ini.

2.       Tokoh sampingan yang tidak memiliki karakter yang kuat yang membuat novel hanya berputar disekitar 2 tokoh utama ini saja.

3.       Novel ini terlaluk mendek dan juga ending yang tidak memuaskan membuat banyak pembaca pada akhirnys hanya berspekualasi bagaimana akhir cerita yang sebenarnya.

4.       Konflikyang tidak terlalu menengangkan membuat beberapa pembaca menemukan novelnya terkesan membosankan

 

 

 

 

Kamis, 09 Mei 2024

ARTIKEL HALWA NUR IZZAH DAN NUR AZHARINA

 8-5-2024

Pendidikan adalah upaya mencerdaskan kehidupan   bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mencapai Indonesia yang adil dan makmur. Siswa sebagai sumber daya manusia masa depan bangsa perlu disiapkan untuk menjawab harapan-harapan tersebut. Tanpa adanya peraturan, tidak hanya siswa, tetapi guru juga dapat menampakkan perilaku yang tidak sejalan dengan norma-norma pendidikan dan pembelajaran. Sekolah dapat membuat kebijakan tertentu dalam bentuk aturan. Tata tertib sekolah menurut Nawawi dalam Hadianti, L. S. (2017) mencakup beberapa aspek, yaitu: 1) Tugas dan kewajiban, baik dalam kegiatan intra kulikuler maupun ekstra kurikuler; 2) Larangan-larangan bagi para siswa; 3) Sanksi-sanksi bagi para siswa . Tata tertib sekolah bukan hanya sekedar kelengkapan dari sekolah, tetapi merupakan kebutuhan yang harus mendapat perhatian dari semua pihak yang terkait, terutama dari pelajar atau siswa itu sendiri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat terutama bagi siswa untuk menghilangkan kebiasaan bolos sekolah.

Menurut Setyowati (2004:69) bahwa pengertian membolos adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh siswa dalam bentuk pelanggaran tata tertib sekolah atau meninggalkan sekolah pada jam pelajaran tertentu, meninggalkan pelajaran dari awal sampai akhir guna menghindari pelajaran efektif tanpa ada keterangan yang dapat diterima oleh pihak sekolah atau dengan keterangan palsu.

Kebiasaan bolos sekolah merupakan kebiasaan yang buruk dan tidak sepatutnya dilakukan oleh para siswa. Sebab ditinjau dari dampaknya saja siswa mendapat banyak kerugian. Kebiasaan membolos merupakan titik awal perubahan seseorang ke arah yang kurang baik, karena selama aktivitasnya siswa cenderung melakukan hal-hal yang kebermanfaatannya minim bahkan mengarah pada hal-hal negatif. Karena itu, permasalahan membolos yang dilakukan oleh para siswa perlu mendapat perhatian yang lebih dari semua pihak dalam upaya menciptakan generasi muda yang kompeten sehingga tercapai bangsa Indonesia yang maju dan berkembang kearah yang lebih baik.

 

Senin, 15 April 2024

ARTIKEL NABIL MUSTOFA DAN NADHIFATUR RAMADHANI

 03/04/2024

PERMASALAHAN MELANGGAR  KETERTIBAN DI LINGKUNGAN MADRASAH ALIYAH ALMAARIF SINGOSARI

ARTIKEL

Dibuat oleh:  Nabil Musthofa dan Nadhifatur Ramadhani

 

 

Pihak sekolah Menyusun tata tertib sekolah bagi semua warga sekolah. Isi tata tertib tersebut pada umumnya tentang perintah, larangan, serta sanksi yang diberikan kepada pihak yang melanggar tata tertib tersebut. Hal ini bertujuan agar tata tertib berjalan sesuai peraturan yang telah di tetapkan berjalan dengan baik. Penerapan tata tertib tersebut diharapkan akan menumbuhkan rasa disiplin bagi semua pihak sekolah.

Adapun fakto-faktor yang membuat siswa MA Almaarif Singosari melanggar ketertiban sekolah. Berikut hasil penelitian yang menunjukkan bahwa:

1)      Bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib di sekolah, yaitu: datang terlambat ke sekolah, alpha (tidak masuk tanpa keterangan), kelengkapan atribut, dan membolos.

2)      Faktor penyebab pelanggaran tata tertib di sekolah adalah dari faktor internal yang berasal dari diri siswa ialah rasa malas yang timbul dari dalam diri sendiri. Dari faktor lingkungan sekolah sering ikut-ikutan, mengikuti trend dan faktor kendaraan

Bagi anak yang nakal, adanya peraturan disiplin sekolah tidak akan membuat mereka merasa takut, namun justru menjadi sebuah tantangan untuk menaklukan disiplin sekolah. Pada sebagian anak, melanggar peraturan sekolah justru dianggap sebagai hal yang seru dan menantang untuk dilakukan. Menyikapi hal ini, dibutuhkan cara mengatasi masalah disiplin di sekolah pada siswa yang nakal ini. Bagaimana caranya?

 

 

1)      Atasi dengan melakukan pendekatan kepada siswa

Hal pertama yang dilakukan untuk mengatasi masalah disiplin sekolah yang dilanggar oleh siswa adalah melalui metode pedekatam. Cara ini dirasa cukup efektif untuk menggali penyebab para siswa melanggar peraturan dan disiplin sekolah. Dengan mengetahui penyebab siswa tidak disiplin di sekolah, maka akan lebih mudah pula untuk melakukan pembinaan kepada anak yang nakal dengan metode yang sama pula. Pendekatan secara emosional ini biasanya dilakukan pada pusat konseling yang dilakukan kepada guru BK. Tindakan ini juga bermanfaat sebagai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa untuk bisa menerapkan sikap disiplin di dalam dirinya.

 

2)      Bekerja sama dengan orang tua

Tidak cukup hanya dengan menegakkan peraturan di sekolah dan melakukan pembinaan kepada siswa dengan metode pendekatan. Dibutuhkan juga peran orang tua di dalamnya untuk melakukan pembinaan kepada anak di lingkungan luar sekolah. kenakalan yang terjadi pada anak juga dipengaruhi oleh lingkunga di luar sekolah. Seperti faktor akibat pergaulan bebas di kalangan pelajar atau masalah dalam keluarga yang mempengaruhi perilaku dan psikologis anak seperti pada dampak broken home terhadap anak.

3)      Menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya kedisiplinan

Selain itu tindakan yang bisa dilakukan untuk cara mengatasi masalah disiplin di sekolah adalah dengan memberikan penyuluhan, pengertian dan pembinaan kepada siswa dan siswi di sekolah. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran diri siswa untuk mau mematuhi peraturan sekolah dan mendisiplinkan diri. Siswa harus tahu manfaat dari peraturan yang dibuat dan harus sadar kenapa kedisiplinan diri itu sangat penting.

4)      Memberlakukan sanksi terhadap pelanggaran secara konsisten

Sanksi atas pelanggaran yang dilakukan memang telah ditetapkan. Hanya saja terkadang sanksi ini tidak berjalan sebagaimana mestinya pada saat-saat tertentu sehingga membuat para siswa lengah terhadap sanksi tersebut. Oleh karena itu, jika sanksi telah dibuatkan, terapkan sanksi tersebut secara konsisten kepada siswa yang melanggar. Dengan berjalannya sanksi dengan ketat terhadap pelanggaran yang dilakukan siswa, maka secara perlahan bisa menumbuhkan disiplin dalam diri siswa itu sendiri.

5)      Perhatikan jenis sanksi yang diterapkan

Perhatikan juga jenis sanksi yang diterapkan kepada siswa yang melanggar. Hukuman yang terlalu keras kepada siswa justru bisa memberikan efek negatif kepada siswa. Bukannya malah semakin taat peraturan, justru siswa yang mendapat hukuman dengan keras bisa semakin menjadi kenakalannya. Terlebih hukuman berbentuk kekerasan fisik yang masih saja terjadi dalam lingkungan pendidikan.

6)      Hindari menindaklanjuti siswa yang melanggar aturan di dalam kelas

Tidak efektif jika harus mengurus dan menindaklanjuti seorang siswa yang melanggar di dalam kelas saat jam pelajaran sedang berlangsung. Selain tidak efektif dalam melakukan pembinaan kepada siswa, juga akan merugikan siswa lain karena kehilangan jam belajarnya. Sebaiknya, lakukan pembinaan kepada siswa yang melanggar di luar jam pelajaran. Seperti pada cara mengatasi siswa yang berkelahi di jam pelajaran di dalam kelas.

 

7)      Mencap siswa dengan label  buruk

Seringkali guru memberikan label negatif kepada siswa saat memarahinya. Seperti memanggil dengan sebutan ‘anak nakal’, ‘anak bandel’, ‘pembolos’, ‘tukang ribut’, ‘tukang bolos’ dan label lainnya yang menggambarkan kenakalan si anak. Hal ini secara tidak langsung malah bisa berpengaruh pada psikologis siswa. Dimana dengan label yang diberikan tersebut siswa malah menganggap kenakalan yang ia lakukan adalah bagian dari dirinya, sehingga ia akan terus melakukan kenakalan tersebut secara terus menerus.

8)      Terapkan hukuman dengan tepat

Pemberian hukuman kepada siswa juga harus dipergunakan dengan tepat. Jika siswa tidak disiplin di kelas hanya dengan meribut atau berbicara saat jam pelajaran, maka cukup dengan memberikan teguran kepada siswa. Tidak diperlukan memberikan hukuman yang berat kepada siswa hanya karna pelanggaran kecil yang dilakukannya. Hal ini sebaiknya juga diterapkan pada cara mengatasi siswa yang melanggar tata tertib.

 

MAKALAH NABIL MUSTOFA DAN NADHIFATUR RAMADHANI

 03/04/2024

PERMASALAHAN MELANGGAR  KETERTIBAN DI LINGKUNGAN MADRASAH ALIYAH ALMAARIF SINGOSARI

MAKALAH

 

 

 



 

 

DIBUAT OLEH :

                                                           Nabil Musthofa

                                                           Nadhifatur Ramadhani

 

 

XI-IPS 3

 

MADRASAH ALIYAH ALMAARIF SINGOSARI MALANG

 

APRIL 2024

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puii Syukur diucapkan atas kehadirat Allah SWT. Atas segala Rahmat-Nya, sehingga makalah ini dapat tersusun sampai selesai. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih terhadap bantuan teman-teman dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materi.

Kami sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan kami berharap agar makalah ini dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi kami sebagai penyusun merasa bahwa banyak kekurangan. Umtuk itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk makalah ini.


 

 

 

                                                                                                Singosari, 2 April 2024

 

 

                                                                                                  Penyusun

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR.................................................................. 2

DAFTAR ISI................................................................................. 3

 

BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................. 4

..... 1.1 Latar Belakang.. 4

      1.2 Rumusan Masalah 4

      1.3 Tujuan 4

      1.4 Manfaat 5

BAB II PEMBAHASAN.................................................................................................. 6....................................................................................................

      2.1 Faktor apa sajakah yang membuat siswa MA Almaarif Singosari melanggar tata tertib sekolah 6

..... 2.2 Bagaimana cara mengatasi siswa MA Almaarif Singosari yang melanggar ketertiban sekolah.... 7..

BAB III PENUTUP 9

      3.1 Kesimpulan dan saran 9

DAFTAR RUJUKAN 10

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang Masalah

 

Ketertiban di lingkungan Madrasah Aliyah Almaarif berperan penting dalam kehidupan sehari-hari di sekitar lingkungan sekolah. Ketertiban menjadikan sesuatu keadaan menjadi aman, damai, dan teratur. Menyadari betapa pentingnya peran ketertiban di lingkungan Madrasah Aliyah Almaarif bagi semua pihak sekolah, terutama bagi siswa-siswi itu sendiri. Maka sekolah menyusun tata tertib sekolah bagi semua pihak sekolah.

 

Isi tata tertib tersebut pada umumnya tentang perintah, larangan, serta sanksi yang diberikan kepada pihak yang melanggar tata tertib tersebut. Hal ini bertujuan agar tata tertib berjalan sesuai peraturan yang telah di tetapkan berjalan dengan baik. Penerapan tata tertib tersebut diharapkan akan menumbuhkan rasa disiplin bagi semua pihak sekolah.

 

1.2 Rumusan Masalah

1. Faktor apa sajakah yang membuat siswa MA Almaarif Singosari melanggar ketertiban sekolah?

2.  Bagaimana cara mengatasi siswa MA Almaarif Singosari yang melanggar ketertiban sekolah?

 

1.3 Tujuan

 

1.     Agar siswa tersebut menjadi seseorang yang memiliki karakter, disiplin yang tinggi terhadap tata tertib yang ada di sekolah dan dalam masyarakat sesuai nilai dan norma yang disepakati bersama

2.     Untuk memastikan semua siswa dapat melaksanakan ketertiban yang ada di sekolah dengan baik

1.4 Manfaat

 

1.     Sebagai pedoman bagi pembaca tentang ketertiban di lingkungan Madrasah Aliyah Almaarif Singosari

2.     Untuk menjelaskan kepada pembaca sangat merugikan apabila melanggar ketertiban sekolah

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1    Faktor apa sajakah yang membuat siswa MA Almaarif Singosari melanggar ketertiban sekolah?

`
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
:

1)      Bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib di sekolah, yaitu: datang terlambat ke sekolah, alpha (tidak masuk tanpa keterangan), kelengkapan atribut, dan membolos.

2)      Faktor penyebab pelanggaran tata tertib di sekolah adalah dari faktor internal yang berasal dari diri siswa ialah rasa malas yang timbul dari dalam diri sendiri. Dari faktor lingkungan sekolah sering ikut-ikutan, mengikuti trend dan faktor kendaraan

 

2.2    Bagaimana cara mengatasi siswa MA Almaarif Singosari yang melanggar ketertiban sekolah?

Bagi anak yang nakal, adanya peraturan disiplin sekolah tidak akan membuat mereka merasa takut, namun justru menjadi sebuah tantangan untuk menaklukan disiplin sekolah. Pada sebagian anak, melanggar peraturan sekolah justru dianggap sebagai hal yang seru dan menantang untuk dilakukan. Menyikapi hal ini, dibutuhkan cara mengatasi masalah disiplin di sekolah pada siswa yang nakal ini. Bagaimana caranya?

1)      Atasi dengan melakukan pendekatan kepada siswa

Hal pertama yang dilakukan untuk mengatasi masalah disiplin sekolah yang dilanggar oleh siswa adalah melalui metode pedekatam. Cara ini dirasa cukup efektif untuk menggali penyebab para siswa melanggar peraturan dan disiplin sekolah. Dengan mengetahui penyebab siswa tidak disiplin di sekolah, maka akan lebih mudah pula untuk melakukan pembinaan kepada anak yang nakal dengan metode yang sama pula. Pendekatan secara emosional ini biasanya dilakukan pada pusat konseling yang dilakukan kepada guru BK. Tindakan ini juga bermanfaat sebagai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa untuk bisa menerapkan sikap disiplin di dalam dirinya.

 

2)      Bekerja sama dengan orang tua

Tidak cukup hanya dengan menegakkan peraturan di sekolah dan melakukan pembinaan kepada siswa dengan metode pendekatan. Dibutuhkan juga peran orang tua di dalamnya untuk melakukan pembinaan kepada anak di lingkungan luar sekolah. kenakalan yang terjadi pada anak juga dipengaruhi oleh lingkunga di luar sekolah. Seperti faktor akibat pergaulan bebas di kalangan pelajar atau masalah dalam keluarga yang mempengaruhi perilaku dan psikologis anak seperti pada dampak broken home terhadap anak.

3)      Menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya kedisiplinan

Selain itu tindakan yang bisa dilakukan untuk cara mengatasi masalah disiplin di sekolah adalah dengan memberikan penyuluhan, pengertian dan pembinaan kepada siswa dan siswi di sekolah. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran diri siswa untuk mau mematuhi peraturan sekolah dan mendisiplinkan diri. Siswa harus tahu manfaat dari peraturan yang dibuat dan harus sadar kenapa kedisiplinan diri itu sangat penting.

4)      Memberlakukan sanksi terhadap pelanggaran secara konsisten

Sanksi atas pelanggaran yang dilakukan memang telah ditetapkan. Hanya saja terkadang sanksi ini tidak berjalan sebagaimana mestinya pada saat-saat tertentu sehingga membuat para siswa lengah terhadap sanksi tersebut. Oleh karena itu, jika sanksi telah dibuatkan, terapkan sanksi tersebut secara konsisten kepada siswa yang melanggar. Dengan berjalannya sanksi dengan ketat terhadap pelanggaran yang dilakukan siswa, maka secara perlahan bisa menumbuhkan disiplin dalam diri siswa itu sendiri.

5)      Perhatikan jenis sanksi yang diterapkan

Perhatikan juga jenis sanksi yang diterapkan kepada siswa yang melanggar. Hukuman yang terlalu keras kepada siswa justru bisa memberikan efek negatif kepada siswa. Bukannya malah semakin taat peraturan, justru siswa yang mendapat hukuman dengan keras bisa semakin menjadi kenakalannya. Terlebih hukuman berbentuk kekerasan fisik yang masih saja terjadi dalam lingkungan pendidikan.

 

 

6)      Hindari menindaklanjuti siswa yang melanggar aturan di dalam kelas

Tidak efektif jika harus mengurus dan menindaklanjuti seorang siswa yang melanggar di dalam kelas saat jam pelajaran sedang berlangsung. Selain tidak efektif dalam melakukan pembinaan kepada siswa, juga akan merugikan siswa lain karena kehilangan jam belajarnya. Sebaiknya, lakukan pembinaan kepada siswa yang melanggar di luar jam pelajaran. Seperti pada cara mengatasi siswa yang berkelahi di jam pelajaran di dalam kelas.

 

7)      Mencap siswa dengan label  buruk

Seringkali guru memberikan label negatif kepada siswa saat memarahinya. Seperti memanggil dengan sebutan ‘anak nakal’, ‘anak bandel’, ‘pembolos’, ‘tukang ribut’, ‘tukang bolos’ dan label lainnya yang menggambarkan kenakalan si anak. Hal ini secara tidak langsung malah bisa berpengaruh pada psikologis siswa. Dimana dengan label yang diberikan tersebut siswa malah menganggap kenakalan yang ia lakukan adalah bagian dari dirinya, sehingga ia akan terus melakukan kenakalan tersebut secara terus menerus.

8)      Terapkan hukuman dengan tepat

Pemberian hukuman kepada siswa juga harus dipergunakan dengan tepat. Jika siswa tidak disiplin di kelas hanya dengan meribut atau berbicara saat jam pelajaran, maka cukup dengan memberikan teguran kepada siswa. Tidak diperlukan memberikan hukuman yang berat kepada siswa hanya karna pelanggaran kecil yang dilakukannya. Hal ini sebaiknya juga diterapkan pada cara mengatasi siswa yang melanggar tata tertib.

 

 

BAB III

PENUTUP

 

3.1 Kesimpulan dan Saran

            Ketertiban di lingkungan Madrasah Aliyah Almaarif Singosari harus ditaati oleh semua pihak sekolah tersebut. Adanya ketertiban sekolah dapat menciptakan warga yang disiplin dan teratur.

Adapun manfaat disiplin pada siswa dapat dirasakan dalam jangka panjang bahkan sampai ketika siswa memasuki usia dewasa. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika menanamkan kedisplinan harus dilakukan sedini mungkin.

 

 

 

DAFTAR RUJUKAN

 

²  Kanwil Kemenag Kalsel - Tegakkan Tata Tertib, Pelanggar Diberi Pembinaan dan Sanksi

²  https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v3i1.2347

²  8 Cara Mengatasi Masalah Disiplin di Sekolah Terhadap Siswa - CintaLia.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RESENSI AFIQ HUSNATU ZAHRA

 RESENSI NOVEL  Judul laut bercerita  Penulis:Kelas.chudori  “Laut Bercerita” adalah sebuah novel karya Leila S. Chudori yang diterbitkan p...